“Kami akan mengonfirmasi lebih lanjut apakah proyek infrastruktur ini membutuhkan dana pendamping dari BPBD provinsi,” ungkap Usin.
DPRD Bengkulu berharap dapat mengadopsi strategi yang telah diterapkan di Sumatera Barat guna memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di daerahnya.
Dengan adanya diskusi dan studi banding ini, diharapkan pengelolaan anggaran mitigasi bencana di Bengkulu semakin efektif dan berdaya guna bagi masyarakat. (W)