BPBD Padang Pariaman Gelar Sosialisasi Perdana Srikandi Siaga dan Tanggap Bencana

PARIK MALINTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman Gelar Sosialisasi Perdana Srikandi Siaga dan Tanggap Bencana (Si Sigab) bagi Nagari se Kecamatan Nan Sabaris, di Kantor Camat setempat , Minggu, (15/5).

Kepala Pelaksana BPBD diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Wirman menyampaikan bahwa sosialisasi ini sejalan dengan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 dengan Tema “Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana” dengan pesan utama Siap Untuk Selamat.

“Sangatlah tepat kegiatan sosialisasi ini kita laksanakan dengan sasaran utama Ibu Ibu, sebagai ujung tombak ketangguhan keluarga dalam mengahadapi bencana,” ucap Wirman.

Lebih lanjut Ia menilai, salah satu kelompok yang memiliki risiko tinggi terdampak akibat peristiwa bencana adalah kaum Ibu dan anak-anak. Dimana keseharian mereka banyak berada di lingkungan pemukiman, sementara berbagai ancaman bencana bisa sewaktu-waktu terjadi. Maka dia berharap, kelompok ini seharusnya dapat lebih terlindungi minimal mereka memahami dan mampu melaksanakan prinsip-prinsip penyelamatan diri ketika bencana terjadi

“Melalui sosialisasi ini para srikandi kecamatan dan nagari ini mampu memahami bagaimana melakukan evakuasi secara mandiri dikeluarganya dan mampu menularkan nya kepada Ibu ibu yang lain yang berada di sekitarnya ” harap Wirman mengakhiri.

Di Kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Padang Pariaman Yusrita menyampaikan bahwa keluarga yang tangguh bencana itu dimulai dari ibu-ibu yang tangguh. Menurutnya, ibu-ibu yang tangguh bencana akan melahirkan generasi yang siap dan sadar akan bencana juga.

“Keluarga Siaga dimulai dari Ibu yang tangguh. Ibu-ibu yang tangguh akan melahirkan generasi-generasi yang sadar dan peduli akan kesiapsiagaan bencana”, sebutnya.

Kemudian Yusrita berharap agar melalui sosialisasi ini eksistensi Si Sigab Kecamatan dan Nagari dengan segala potensi, jejaring organisasi, program dan aksi nyata harus mampu menjangkau hingga lapisan terbawah khususnya kaum ibu-ibu dan anak-anak.

“Mari ikuti sosialisasi ini dengan serius, dengan harapan ibu-ibu juga punya tanggungjawab yang sama minimal untuk keluarga,” tutup Yusrita yang juga merupakan Si Sigab Kabupaten Padang Pariaman ini.

Acara sosialisasi diakhiri dengan melakukan simulasi sederhana evakuasi mandiri saat terjadinya bencana gempa bumi dan pengukuhan Si Sigab kecamatan dan Nagari Se Kecamatan Nan Sabaris oleh Si Sigab Kabupaten Yusrita Suhatri Bur. Kegiatan berlangsung meriah dan perserta sangat antusias melaksanakan sosialisasi dan simulasi tersebut. (agussuryadi)