Dari Pasar Tanah Kongsi Hingga Pusat Oleh-Oleh Terkemuka, Bertumbuh Bersama BRI

Kisah Sukses Nasabah Prioritas BRI

Kasir Toko Jajan Bu Henny melayani seorang pembeli yang merupakan nasabah BRI. Dia menggunakan QRIS BRI dalam melakukan transaksi di toko oleh-oleh tersebut. Yunisma

Pelangan Rumah Jajanan Bu Henny tak hanya dari Padang namun juga dari berbagai belahan dunia. Saat libur sekolah lalu, pembeli banyak datang dari Malaysia.

Keberhasilan Bu Henny tidak lepas dari prinsip disiplin dan konsisten yang ia pegang teguh. Disiplin waktu, disiplin keuangan, dan selalu mencatat setiap pengeluaran menjadi kunci keberhasilannya. Ia juga selalu berusaha untuk dekat dengan pelanggan, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan pelayanan terbaik.

“Sebagai pengusaha, kita harus mampu memproduksi produk yang menjawab kebutuhan customer. Apa yang dimau, harus dekat dengan pelanggan, sehingga kita tahu kebutuhan kita,” jelas Bu Henny.

Dengan dukungan BRI dan semangat pantang menyerah, Bu Henny terus mengembangkan usahanya. Ia juga merangkul belasan UMKM dari berbagai daerah untuk bergabung, sehingga Toko Oleh-oleh Bu Henny menjadi pusat oleh-oleh terlengkap di Padang.

Kisah Bu Henny adalah bukti bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan dukungan yang tepat, impian dapat menjadi kenyataan. Toko Oleh-oleh Bu Henny bukan hanya sekadar tempat berbelanja, tetapi juga simbol cinta dan dedikasi seorang wanita yang ingin memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan kotanya.

Transaksi QRIS Capai Rp 196 Miliar

QRIS BRI menjadi pilihan bagi warga Padang, khususnya kaum milenial, Data terbaru, perputaran uang melalui QRIS di wilayah Regional Office Padang mencapai Rp 196.077.816.813, dengan jumlah transaksi sebanyak 795.821 transaksi.

Menurut RCEO BRI RO Padang, Riza Palevi, sales volume QRIS saat ini sebesar Rp. 196.077.816.813, jumlah transaksi QRIS sebanyak 795.821 transaksi.

“Pertumbuhan pesat QRIS menunjukkan bahwa masyarakat Sumatera Barat semakin familiar dengan pembayaran digital. BRI terus berupaya untuk meningkatkan adopsi QRIS melalui berbagai program edukasi dan inovasi,” terang Riza, yang dihubungi terpisah.

Disebutkannya, data terbaru dari BRI Regional Office Padang menunjukkan bahwa total QRIS yang tersebar di wilayah tersebut mencapai 150.082 titik.

Dari data yang diperoleh, Kantor Cabang (KC) Khatib Sulaiman mencatat pertumbuhan QRIS tertinggi, yaitu 21.168 titik. Diikuti oleh KC Padang dengan 14.327 titik, dan KC Bukittinggi dengan 16.110 titik. Pertumbuhan pesat di kedua KC tersebut disebabkan oleh lokasinya yang berada di pusat kota, dengan banyaknya merchant BRI yang tersebar di area tersebut.

“Pertumbuhan QRIS yang paling pesat yaitu di KC Khatib Sulaiman dan KC Padang dikarenakan 2 KC itu berada di pusat kota yang mana merchant – merchant BRI tersebar di area tersebut,” ungkap Riza Pahlevi, RCEO BRI RO Padang.

Sebaliknya, KC Lubuk Sikaping mencatat pertumbuhan QRIS terendah, yaitu 4.704 titik. Hal ini disebabkan oleh masih sedikitnya pelaku usaha di area tersebut. Yunisma