Padang  

DPD Apersi Sumbar Santuni Anak Yatim

GELAR BUKBER DI PADANG

DPD Apersi Sumbar, Kamis (20/3) lalu, menggelar buka bersama (Bukber) dan menyantuni anak yatim-fakir miskin. Tampak dalam gambar, para pengurus Apersi Sumbar bersama mitra dan anak yatim dan fakir miskin.(Soe)

 

PADANG – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (DPD Apersi) Sumbar, Kamis (20/3) lalu, menggelar buka bersama (Bukber) dan menyantuni anak yatim-fakir miskin.

Kegiatan yang diselenggarakan di Grand Basko Hotel, Padang, dihadiri pengurus DPD Apersi, mitra Apersi, sekitar 100 anak yatim dan fakir miskin.

Dalam kesempatan itu Ketua DPD Apersi Sumbar Liswendi Kamar, ST, MM., bersama sejumlah pengurus memberikan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin yang menjadi tamu istimewa Apersi Sumbar.

Liswendi mengatakan, kegiatan merupakan agenda DPD Apersi Sumbar di bulan Ramadan dan diharapkan terus berlanjut ke depan. Santunan yang diberikan kepada mereka berasal dari donasi internal para pengurus dan anggota DPD Apersi Sumbar.

“Kegiatan berbagi bersama ini sebagai bentuk kepedulian dan berbagi rezeki serta kebahagiaan dari pengurus dan anggota DPD Apersi Sumbar kepada kaum dhuafa anak-anak yatim dan kaum fakir miskin.

Liswendi pun menyampaikan terima kasih kepada anggota dan pengurus yang telah berkenan mendonasikan sebagian rezekinya untuk kegiatan ini. “Kepada masing-masing anak yatim dan fakir miskin diberikan santunan sebanyak Rp100 ribu dan bingkisan senilai Rp120 ribu,” sebutnya.

Disebutkan, acara ini bertujuan mempererat tali silaturahim sesama pengurus dan anggota DPD Apersi dan sejumlah mitra, yakni dari Bank Nagari, BNI, Bank Mandiri, BTN Syariah dan BTN konvensional.

Sebelum waktu berbuka, para undaangan mendengarkan tausiah disampaikan oleh Ustadz Drs.H.Safwan Diran. Dalam tausiahnya, Safwan mengajak semua umat Islam dapat melakukan kebaikan, seperti menyantuni anak yatim dan fakir miskin.

“Apa pun profesi kita, yang ingin dilihat Allah adalah amal terbaik yang kita lakukan. Oleh karena itu, yang ingin kita tunjukkan di hadapan Allah adalah amalan sebagai “tabungan” di hari akhirat nantinya,” ujarnya.(soe)