Padang – Tahun ini embarkasi Haji Padang akan memberangkatkan sebanyak 6.263 calon jemaah haji (CJH) terdiri dari 4.613 jemaah Sumatera Barat dan 1.650 Bengkulu. Mereka diberangkatkan dalam 15 kelompok terbang (kloter).
Untuk memberangkatkan jemaah haji yang tak sedikit tersebut tentu membutuhkan persiapan yang matang. Baik dari sisi teknis pelaksanaan, maupun kelengkapan administrasi jemaah haji, seperti visa haji yang segera harus dituntaskan jelang 18 April 2025 mendatang.
Mengantisipasi hal ini Kanwil Kemenag Sumbar melalui Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar rapat koordinasi yang secara khusus membahas tentang penyusunan dan penetapan kloter embarkasi Haji Padang, Kamis (20/02/25) diruang kerja Kakanwil.
Didampingi Kabag TU H Edison dan Kabid PHU H M Rifki, Kakanwil Mahyudin mengatakan rapat koordinasi penyusunan kloter ini selain untuk mengantisipasi pengajuan visa yang berakhir pada 18 April, juga untuk mengakomodir saran dan masukan dari 19 Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota mengenai penetapan kloter.
Menurut Kakanwil Mahyudin, rapat kali ini sebagai gambaran dan acuan bagi jajaran Kakankemenag Kabupaten dan Kota untuk bisa mengkoordinasikan kembali dengan Pemda setempat segala hal terkait layanan jemaah.
Terutama untuk kebutuhan transportasi jemaah dari daerah asal yang diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten/Kota ke asrama haji Padang.
Penyusunan Kloter ini berlangsung sedikit alot, terutama keinginan beberapa Kabupaten Kota untuk diberangkatkan dengan berbagai pertimbangan, termasuk disebabkan efisiensi anggaran dan waktu. (d)