Setetes Harapan, Sejuta Manfaat: Kisah Perjuangan Maur Hilir dan Cahaya Air Bersih dari YBM BRILiaN

 

 

BUKITTINGGI- Kampung itu bernama Maur Hilir. Terletak di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Beberapa tahun lalu, masyarakat setempat sangat sulit mendapatkan air bersih. Kondisi itu menyulitkan masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hingga akhirnya pada Maret 2023, BRI melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN membuat program Water, Sanitation, and Hygiene (WASH). Program itu terwujud berkat kolaboras Human Initiative.

“Ya, sejak adanya program dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN, masyarakat kami dengan mudah mendapatkan air bersih. Sangat berbeda dibanding sebelum adanya program dari BRI,” terang Kepala Jorong Salareh Aia, Yoka Nofmayedi, kepada Topsatu.com, Minggu (30/03/2025).

Dikatakannya, sebelum semua sarana dibangun oleh YBM BRILiaN, mayoritas warga setempat mengambil air di sumber air yang cukup jauh dari rumah warga. Aktivitas MCK banyak dilakukan di sungai.

“Kami tentu sangat bersyukur atas pembangunan sarana yang dibangun YBM BRILiaN. Masyarakat benar-benar terbantu. Apalagi saat malam hari, masyarakat dengan mudah melakukan MCK dan tidak harus melewati rintangan yang membahayakan,” terangnya.

Sejak Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) dibangun, sarana tersebut dijaga dan dirawat dengan baik. Hanya saja pipa-pipa air ada yang bocor karena tukangnya belum berpengalaman dalam memasang pipa-pia besar. Meski demikian kebocoran tersebut ditalangi secara manual dengan mengikat pipa bocor dengan tali, sehingga potensi air menetes berkurang.

Di jorong yang dia pimpin, sarana prasarana umum masih banyak yang kurang. Hingga daerah mereka masih masih kategori tertinggal. Sebut saja jalan nagari, yang cukup panjang namun hanya bisa dibangun sesuai anggaran yang tersedia. Kemudian, WC juga tidak sesuai standar yang ada.

“Warga kampung sini masih banyak yang belum punya WC. Kalau pun ada tidak ada septick tanknya. Jadi kalau mau BAB mereka memanfaatkan bandar yang ada,” terang Yoka.

Dia berharap pemerintah atau instansi lain yang punya program serupa dengan YBM BRLiaN menyalurkan bantua pembangunan WC dan sarana lain untuk daerah mereka.

Sementara itu, supervisor YBM BRILiaN Padang, Abdul Aziz Nasta , menyampaikan bahwa program Wash Nagari Salareh Aia merupakan bagian dari aksi kolaborasi yang juga telah dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia oleh YBM BRIlian.

“YBM BRIlian Padang merupakan lembaga yang mengelola zakat seluruh pekerja BRI khususnya daerah Sumatera Barat dan Sungai Penuh diberikan amanah untuk membiayai program yang dibutuhkan masyarakat terutama pembangunan fasilitas air bersih masyarakat. Semua ini sebagai wujud kontribusi BRI dan YBM BRIlian bagi NKRI dan upaya memberi makna Indonesia” Ujarnya.

Program WASH yang terdiri dari pengadaan sarana air bersih, pembangunan MCK dan tempat berwudhu telah berlangsung sejak September 2022 hingga Januari 2023. Pengerjaan dimulai dari pengerjaan bak intake, reservoir (pembuatan bak penampung), pipanisasi sepanjang kurang lebih 2,5 km hingga bantuan aksesoris sambungan air ke rumah warga.

“Harapannya Unit Pengelola Air Bersih yang telah dibentuk bisa menjawab tantangan pengelolaan sarana air bersih yang mandiri dan bisa memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggan” ujar Hendra Nafsosianto, kepala cabang Human Initiative Bukittinggi. Yunisma